Berapa Jumlah Provinsi di Indonesia?

Sebagian dari anda mungkin bertanya berapa jumlah provinsi di Indonesia? Pertanyaan semacam ini juga sering dilontarkan siswa kepada gurunya. Untuk saat ini jumlah provinsi di Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke adalah 34 provinsi, mulai dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam sampai Provinsi Papua. Jumlah ini tidak selalu tetap karena Indonesia terus tumbuh dan berkembangan. Kemungkinan bertambahnya provinsi baru masih sangat terbuka karena adanya Otonomi Daerah (UU No. 32 Tahun 2004)

Nama Provinsi dan IbukotaSource : http://www.flickr.com/photos/31981175@N03/3026777487/

Mungkin sebagian dari anda belum lahir ketika era kemerdekaan Republik Indonesia, pada saat itu jumlah provinsi di Indonesia tidak sama seperti sekarang. Saat itu jumlah provinsi di Indonesia hanya berjumlah delapan provinsi, yaitu Provinsi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Sunda Kecil, Maluku, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada saat yang sama, Irian Jaya atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Papua belum termasuk kedalam Negara Kesatuan Republik Indonesia karena masih status quo (menurut hasil Konfrensi Meja Bundar).

Pertambahan jumlah provinsi di Indonesia berlangsung dari tahun ke tahun semenjak kemerdekaan Republik Indonesia hingga sekarang. Sejarah mencatat Indonesia sudah 16 kali mengalami penambahan jumlah provinsi, dimulai sejak tahun 1950, 1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1964, 1967, 1969, 1976, 1999, 2000, 2001, 2002, 2004, dan terakhir 2012. Di Tahun 2012, Indonesia secara de facto memiliki 34 provinsi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

Pada Era Orde Lama, dibawah pemerintahan Presiden Soekarno, Indonesia telah mengalami penambahan jumlah provinsi sebanyak tujuh kali, 1950, 1956, 1957, 1958, 1959, 1960, dan 1964. Tahun 1950, Indonesia memiliki 11 provinsi karena Provinsi Sumatera terbagi menjadi tiga provinsi, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Tengah, dan Provinsi Sumatera Selatan. Pada tahun yang sama pula, Provinsi Jawa Tengah terbagi menjadi dua propinsi, yaitu Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DI Yogyakarta yang saat itu mendapatkan status provinsi “Daerah Istimewa”

Di Tahun 1956, Provinsi Kalimantan terbagi menjadi tiga provinsi besar, yaitu Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Selatan, dan Provinsi Kalimantan Timur. Provinsi DKI Jakarta (yang sebelumnya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat) mendapatkan status provinsi “Daerah Khusus Ibukota”. Provinsi DI Aceh memisahkan diri dari Provinsi Sumatera Utara (dan saat itu berstatus “Daerah Istimewa”). Dan saat itu, Indonesia memiliki jumlah provinsi sebanyak 15 provinsi.

Satu tahun setelahnya (1957), Provinsi Sumatera Tengah berkembang menjadi 3 Provinsi, yaitu Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, dan Provinsi Jambi. Di Kalimantan, Provinsi Kalimantan Selatan juga berkembang menjadi dua provinsi, Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Sehingga pada tahun 1957 jumlah provinsi di Indonesia adalah 18 provinsi. Pada tahun 1958, Indonesia memiliki provinsi sebanyak 20 karena Provinsi Sunda Kecil melakukan pemekaran menjadi Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pada tahun 1959, Provinsi Lampung keluar dari Sumatera Selatan dan menjadikan Lampung sebagai provinsi ke 21 di Indonesia. Pada tahun 1960, Sulawesi terbagi menjadi dua propinsi besar, yaitu Provinsi Sulawesi Utara dan Tengah serta Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara. Dan empat tahun kemudian (1964), Sulawesi terbagi menjadi empat provinsi, Sulawesi, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi Selatan, dan Provinsi Sulawesi Tenggara. Sehingga pada tahun 1964, Indonesia memiliki 24 provinsi.

Pada Era Orde Lama, pemerintahan Indonesia dipegang oleh Jendral bertangan besi, yakni Soeharto. Pada tahun 1967, Provinsi bengkulu menjadi Provinsi ke 25 di Indonesia karena memisahkan diri dari Provinsi Sumatera Selatan. Di tahun 1969, kembalinya Irian Jaya kepangkuan NKRI menjadikannya sebagian provinsi ke 26. Sejak saat itu hingga 1975 Indonesia memiliki 25 provinsi. Integrasinya Timor Timur ke Indonesia di tahun 1976 menjadikannya sebagai provinsi ke 27 di Indonesia, periode 1976 – 1999 Indonesia memiliki 27 provinsi.

Terbukanya keran kebebasan di Era Reformasi menjadikan provinsi di Indonesia semakin tumbuh dan berkembang. Kebebasan tersebut juga menjadikan boomerang bagi Indonesia karena di tahun 1999, Timor Timur melepaskan diri dari NKRI dan manjadi sebuah negara yang berdaulat ditahun 2002. Saat itu Indonesia kembali memiliki 26 provinsi, dari Aceh hingga Irian Jaya.

Kehadiran Undang Undang Otonomi Daerah No 32 Tahun 2004 juga memberikan kesempatan kepada daerah-daerah untuk menunjukan akselerasinya dalam hal pembangunan. Dan saat ini, jumlah provinsi di Indonesia adalah 34 provinsi dengan pertambahan Provinsi Maluku Utara dan Provinsi Irian Jaya Barat (1999), Provinsi Bangka Beliting, Provinsi Banten, dan Provinsi Gorontalo (2000), Provinsi Riau (2002), Provinsi Sulawesi Barat (2004) dan terakhir Provinsi Kalimantan Utara (2012).

5 thoughts on “Berapa Jumlah Provinsi di Indonesia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>