Kumpulan Kata Baku dan Tidak Baku Bahasa Indonesia

Kata baku dan kata tidak baku merupakan salah satu materi yang umumnya dipelajari pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sepintas mungkin kita menilai materi ini tidak terlalu penting bagi kita, namun kita akan merasakannya nanti 10 atau 15 tahun kemudian. Kita akan mengetahui pentingnya memahami kata baku dan kata tidak baku ketika kita berada dijenjang profesional misalnya ketika bekerja dikantor, berhubungan dengan client, dan lain sebagainya. Dan inilah kumpulan kata baku dan tidak baku yang perlu kamu ketahui, silahkan disimak baik-baik.

Kata Baku Tidak Baku IndonesiaSource : https://www.flickr.com/photos/sakiono/6546682065/?rb=1

Mengenal Lebih Jauh Seputar Kata Baku dan Tidak Baku

Sebelum kita melangkah lebih jauh kepada kumpulan kata baku dan tidak baku dalam Bahasa Indonesia, ada baiknya kita mempelajari dulu apa pengertian dari kata baku dan kata tidak baku, dan inilah pengertian dari keduanya tersebut.

Pengertian Kata Baku

Mungkin ada banyak pengertian dari kata baku, namun secara garis besar kata baku ini dapat diartikan sebagai kata yang sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku didalam Bahasa Indonesia. Dalam Bahasa Indonesia juga kita mengenal istilah ragam resmi dan ragam tak resmi, dan ragam resmi senantiasa menggunakan kata baku. Ragam resmi ini umumnya digunakan dalam situasi-situasi yang resmi seperti pidato kepresidenan, undang-undang, pidato kenegaraan, surat menyurat (dinas), karya ilmiah, dan lain sebagainya.

Pengertian Kata Tidak Baku

Sedangkan kata tidak baku ini kebalikan dari kata baku, kata tidak baku diartikan sebagai kata yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah Bahasa Indonesia yang telah ditetapkan. Kata tidak baku juga sering disamakan dengan ragam tidak resmi, yaitu digunakan dalam kondisi-kondisi yang tidak resmi seperti didalam percakapan keseharian. Kalau istilah zaman sekarang kata tidak baku disebut dengan kata gaul atau kata alay. Kata tidak baku umumnya merupakan pengembangan dari kata-kata serapan baik didalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Asing.

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku Bahasa Indonesia

Nah langsung saja, inilah contoh kata baku dan tidak baku yang sering kita lihat dan dengar didalam kehidupan sehari-hari, silahkan disimak daftar kata-katanya.

Kata Baku – Kata Tidak Baku

 

Aerobic – Erobik
Afdal -Afdol
Akhir – Ahir
Akta – Akte
Aktif – Aktip
Aktivitas – Aktifitas
Aktual – Aktuil
Apotek – Apotik
Analisis – Analisa
Antarinstansi – Antar-instansi
Antre – Antri
Asas – Azas
Atlet – Atlit
Atmosfer – Atmosfir

Baut – Baud
Bus – Bis

Cendekiawan – Cedikiawan
Cenderamata – Cinderamata

Daftar – Daptar
Definisi – Difinisi
Depot – Depo
Deskripsi – Diskripsi
Detail – Detil
Diagnosis – Diagnosa
Diesel – Disel
Diferensial – differensial
Dipersilakan – Dipersilahkan
Dipindahkan – Dipindah
Disahkan – disyahkan
Dolar – Dollar

Ekspor – Eksport
Ekstrem – Ekstrim
Ekuivalen – Ekwivalen
Embus – Hembus
Esai – Esei

Februari – Pebruari
Fiologi – Phiologi
Film – Filem
Fisik – Phisik
Foto – Photo
Formal – Formil
Frasa – Frase
Frekuensi – Frekwensi

Hafal – Hapal
Hakikat – Hakekat
Hierarki – Hirarki
Hipotesis – Hipotesa

Ijazah – Ijasah
Ikhlas – Ihlas
Imbau – Himbau
Ilmuwan – Ilmiawan
Impor – Import
Insaf – Insyaf
Isap – Hisap
Istri – Isteri
Izin – Ijin

Jadwal – Jadual
Jenazah – Jenasah
Jenderal – Jendral
Junior – Yunior

Kaidah – Kaedah
Karier – Karir
Kategori – Katagori
Kaus – Kaos
Kempis – Kempes
Khotbah – Khutbah
Kompleks – Komplek
Konduite – Kondite
Konferesi – konperensi
Konkret – Konkrit
Konsepsional – Konsepsionil
Koordinasi – Koordinir
Kualitas – Kwalitas
Kuantitas – Kwantitas
Kuitansi – Kwitansi

Lubang – Lobang

Malapraktik – Malapraktek
Manajemen – Managemen
Manajer – Manager
Masjid – Mesjid
Memproklamasikan – Memproklamirkan
Mencolok – Menyolok
Mendefinisikan – Mendifinisikan
Menerapkan – Menterapkan
Menerjemahkan – Menterjemahkan
Mangapa – Kenapa
Mengelola – Melola
Mengesampingkan – Mengenyampingkan
Mengkritik – Mengeritik
Mengubah – Mengobah/merubah
Menyukseskan – Mensukseskan
Mesti – Musti
Metode – Metoda
Motif – Motip
Motivasi – Motifasi
Museum – Musium

Napas – Nafas
Narasumber – nara sumber
Nasihat – Nasehat
Negosiasi – Negoisasi
November – Nopember
Nomor – Nomer

Objek – Obyek
Objektif – Obyektif
Ons – On

Peletakan – Perletakan
Penasihat – Penasehat
Penggawa – Punggawa
Pensil – Pinsil
Persentase – Prosentase
Personel – Personil
Pertanggungjawaban – Pertanggung-jawab
Pikir – Fikir
Praktik – Praktek
Problematic – Problimatik
Produktivitas – Produktifitas
Psikotes – Psikotest

Ramai – Rame
Rapi – Tapih
Rezeki – Rejeki
Rezim – Rejim
Risiko – Resiko
Risleting – Resleting
Roboh – Rubuh

Saksama – Seksama
Sekretaris – Sekertaris
Selagi – Mumpung
Silakan – Silahkan
Sintesis – Sintesa
Sistematis – Sistimatis
Saraf – Sarap
Sambal – Sambel
Sistem – Sistim
Spesies – Spesis
Spiritual – Spiritual
Standardisasi – Standarisasi
Stasiun – Setasiun
Subjek – Subyek
Subjektif – Subyektip
Survei – Survai
Sutera – Sutra
Syukur – Sukur

Tafsiran – Tapsiran
Tarif – Tarip
Teknik – Tehnik
Telanjur – Terlanjur
Telantar – Terlantar
Telentang – Terlentang
Telepon – Tilpun
Telur – Telor
Teoretis – Teoritis
Terampil – Trampil
Tertawa – Ketawa
Tim – Team
Tradisional – Tradisionil
Trotoar – Trotoir

Ubah – Rubah
Utang – Hutang

Varietas – Varitas

Wasalam – Wasallam
Wujud – Ujud-

Zaman – Jaman
Zamrud – Jamrud
Zona – Zone

Nah itulah pembahasan singkat mengenai kumpulan kata baku dan tidak baku Bahasa Indonesia, ada baiknya kamu menghafal kata-kata baku tersebut supaya terbiasa atau setidaknya mengetahui kata-kata tersebut supaya bisa dipergunakan ketika diperlukan seperti dalam surat menyurat (dinas). Mungkin hanya sekian saja pembahasannya, semoga tulisan yang ringas ini bisa memberikan manfaat dan juga wawasan kepada kamu seputar kata baku dan kata tidak baku.

Mengenali Jumlah Provinsi di Indonesia

Jumlah Provinsi di Indonesia senantiasa berubah-ubah dari waktu ke waktu, hal ini tentunya disesuaikan dengan keadaan atau kondisi yang terjadi pada saat itu. Banyak alasan yang menjadikan provinsi di Indonesia mengalami kecendrungan bertambah misalnya saja karena jumlah penduduk, luas wilayah, dan faktor-faktor lainnya. Dan dibawah ini akan kita bahas mengenai jumlah provinsi di Indonesia, silahkan disimak informasinya berikut ini dengan baik-baik.

Jumlah Provinsi di IndonesiaSumber : https://www.flickr.com/photos/jen-postcards/sets/72157635014764045/

Mengenal Lebih Jauh Seputar Provinsi

Sebelum kita membahas mengenai jumlah provinsi yang ada di Indonesia saat ini, ada baiknya kita mempelajari dan mengenal lebih jauh mengenai provinsi itu sendiri menurut berbagai sumber.

Pengertian Provinsi

Menurut situs ensiklopedia online terbesar yang berbahasa Indonesia (wikipedia), pengertian dari provinsi adalah nama sebuah pembagian wilayah administratif dibawah wilayah nasional (dalam hal ini adalah negara). Istilah provinsi pertama kali dipergunakan pada saat Kekaisaran Romawi. Pengertian provinsi lainnya yaitu wilayah atau daerah yang dikepalai oleh seorang gubernur dengan masa jabatan 5 tahun. Untuk wilayahnya, sebuah provinsi terdiri dari beberapa kabupaten dan kota.

Mengenali Jumlah Provinsi di Indonesia

Nah sekarang kita akan membahas mengenai jumlah provinsi di Indonesia seperti berapa jumlah provinsi di Indonesia saat ini, nama-nama provinsi yang ada di Indonesia saat ini, dan lain-lainnya.

Jumlah Provinsi di Indonesia Saat Ini

“Berapa jumlah provinsi di Indonesia saat ini?” ini merupakan sebuah pertanyaan yang sering dilontarkan ketika mempelajari materi pengetahuan umum atau Geografi. Ketahuilah bahwa jumlah provinsi di Indonesia saat ini adalah 34 provinsi dengan provinsi barunya yaitu Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dengan ibukotanya Tanjung Selor. Perlu diketahui juga bahwa jumlah provinsi di Indonesia selalu berubah-ubah setiap zamannya. Provinsi Indonesia diawal-awal kemerdekaan berjumlah 8 provinsi saja, kemudian masa orde baru kita mengetahui bahwa provinsi di Indonesia berjumlah 27 provinsi, dan saat ini jumlahnnya menjadi 34 provinsi diseluruh wilayah Indonesia.

Nama-nama Provinsi di Indonesia Saat ini

Kita sudah mengetahui bahwasannya saat ini Indonesia memiliki 34 provinsi yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Dan inilah nama-nama ke-34 provinsi tersebut beserta ibukotanya:

  1. Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dengan ibukotanya Kota Banda Aceh.
  2. Provinsi Sumatera Utara dengan ibukotanya Kota Medan.
  3. Provinsi Sumatera Barat dengan ibukotanya Kota Padang.
  4. Provinsi Riau (Daratan) dengan ibukotanya Kota Pekanbaru.
  5. Provinsi Kepulauan Riau dengan ibukotanya Kota Tanjung Pinang.
  6. Provinsi Jambi dengan ibukotanya Kota Jambi.
  7. Provinsi Sumatera Selatan dengan ibukotanya Kota Palembang.
  8. Provinsi Bangka Belitung dengan ibukotanya Kota Pangkal Pinang.
  9. Provinsi Bengkulu yang dengan ibukotanya Kota Bengkulu.
  10. Provinsi Lampung dengan ibukotanya Kota Bandar Lampung.
  11. Provinsi DKI Jakarta dengan ibukotanya Kota Jakarta.
  12. Provinsi Jawa Barat dengan ibukotanya Kota Bandung.
  13. Provinsi Banten dengan ibukotanya Kota Serang.
  14. Provinsi Jawa Tengah dengan ibukotanya Kota Semarang.
  15. Provinsi DI Yogyakarta dengan ibukotanya Kota Yogyakarta.
  16. Provinsi Jawa Timur dengan ibukotanya Kota Surabaya.
  17. Provinsi Bali dengan ibukotanya Kota Denpasar.
  18. Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan ibukotanya Kota Mataram.
  19. Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan ibukotanya Kota Kupang.
  20. Provinsi Kalimantan Barat dengan ibukotanya Kota Pontianak.
  21. Provinsi Kalimantan Tengah dengan ibukotanya Kota Palangkaraya.
  22. Provinsi Kalimantan Selatan dengan ibukotanya Kota Banjarmasin.
  23. Provinsi Kalimantan Timur dengan ibukotanya Kota Samarinda.
  24. Provinsi Kalimantan Utara dengan ibukotanya Kota Tanjung Selor.
  25. Provinsi Sulawesi Utara dengan ibukotanya Kota Manado.
  26. Provinsi Sulawesi Barat dengan ibukotanya Kota Mamuju.
  27. Provinsi Sulawesi Tengah dengan ibukotanya Kota Palu.
  28. Provinsi Sulawesi Tenggara dengan ibukotanya Kota Kendari.
  29. Provinsi Sulawesi Selatan dengan ibukotanya Kota Makassar.
  30. Provinsi Gorontalo dengan ibukotanya Kota Gorontalo.
  31. Provinsi Maluku dengan ibukotanya Kota Ambon.
  32. Provinsi Maluku Utara dengan ibukotanya Kota Ternate.
  33. Provinsi Papua Barat dengan ibukotanya Kota Manokwari.
  34. Provinsi Papua dengan ibukotanya Kota Jayapura.

Nama-nama Provinsi Baru di Indonesia Sejak Reformasi

Sejak era reformasi tahun 1998 hingga saat ini Indonesia telah mengalami penambahan provinsi sebanyak 8 provinsi, Dan inilah nama-nama provinsi baru di Indonesia sejak 1998.

  1. Provinsi Kepulauan Riau dengan ibukotanya Kota Tanjung Pinang.
  2. Provinsi Bangka Belitung dengan ibukotanya Kota Pangkal Pinang.
  3. Provinsi Banten dengan ibukotanya Kota Serang.
  4. Provinsi Sulawesi Barat dengan ibukotanya Kota Mamuju.
  5. Provinsi Gorontalo dengan ibukotanya Kota Gorontalo.
  6. Provinsi Maluku Utara dengan ibukotanya Kota Ternate.
  7. Provinsi Papua Barat dengan ibukotanya Kota Manokwari.
  8. Provinsi Kalimatan Utara dengan ibukotanya Kota Tanjung Selor.

Kenapa Jumlah Provinsi Senantiasa Berubah?

Pertanyaan ini sangat benar adanya, Indonesia pernah beberapa kali mengalami jumlah perubahan jumlah provinsi baik penambahan maupun pengurangan. Setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, jumlah provinsinya ada 8 provinsi namun sekarang seperti yang kita ketahui sudah ada 34 provinsi di Indonesia saat ini. Pembentukan provinsi baru tidak terjadi tanpa alasan, banyak alasan yang mendasarinya seperti jumlah penduduk, luas wilayah, dan masih banyak lagi.

Nah itulah pembahasan singkat mengenai jumlah provinsi yang ada di Indonesia saat ini beserta dengan penjelasan-penjelasan singkat lainnya seperti pengertian provinsi, nama-nama provinsi di Indonesia saat ini, nama-nama provinsi baru di Indonesia, dan yang lainnya. Tentunya kita berharap hadirnya provinsi baru ini bisa memberikan kesejahteraan yang lebih kepada masyarakat yang ada didalam provinsi tersebut. Semoga juga tulisan ini memberikan manfaat besar kepada para pembaca.

35 Sekolah SMA Terbaik di Indonesia Versi Depdiknas (Kemendiknas)

Sekolah SMA terbaik di Indonesia begitu banyak, tiap-tiap daerah atau provinsi memilikinya. Tetapi sebenarnya kata “terbaik” itu bersifat relatif, artinya jika seseorang menganggap sekolah itu terbaik maka orang lain belum tentu menganggapnya terbaik. Dan tulisan ini akan menginformasikan secara singkat daftar nama-nama sekolah SMA terbaik di Indonesia versi Depdiknas (Kemendiknas), silahkan disimak informasinya baik-baik.

SMA Terbaik di IndonesiaSource : https://www.flickr.com/photos/dusolas/448193173/?rb=1

Baru-baru ini Depdiknas (Kemendiknas) mengumumkan sekolah-sekolah SMA terbaik di Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Ini merupakan sebuah rujukan yang baik untuk mereka-mereka yang baru lulus SMP. Sekolah terbaik disini tidak hanya sekolah yang hanya unggul dibidang akademik dan non-akademik saja, melainkan juga kebersihan lingkungannya, suasana belajar-mengajarnya menyenangkan, serta tenaga pendidik dan sarana-prasaranya (inrastruktur) sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP).

  1. SMAN 3 Bandung (Jawa Barat)
  2. SMA Taruna Nusantara (Jawa Tengah)
  3. SMAN 1 Denpasar (Bali)
  4. SMAN 4 Kendari (Sulawesi Tenggara)
  5. SMA Plus Riau (Riau)
  6. SMAN 1 Padang (Sumatera Barat)
  7. SMAN 3 Yogyakarta (DI Yogyakarta)
  8. SMAN 3 Malang (Jawa Timur)
  9. SMAN 1 Bogor (Jawa Barat)
  10. SMAN 1 Purwokerto (Jawa Tengah)
  11. SMA Labschool Jakarta (DKI Jakarta)
  12. SMA Al Azhar BSD, Tangerang (Banten)
  13. SMA Al Azhar Kelapa Gading (DKI Jakarta)
  14. SMA 81 Jakarta (DKI Jakarta)
  15. SMAN 5 Surabaya (Jawa Timur)
  16. SMAN 5 Bandung (Jawa Barat)
  17. SMAN 1 Garut (Jawa Barat)
  18. SMAN 1 Tasikmalaya (Jawa Barat)
  19. SMAN 1 Purwakarta (Jawa Barat)
  20. MAN 3 Semarang (Jawa Tengah)
  21. SMAN 5 Mataram (Nusa Tenggara Barat)
  22. SMAN 4 Denpasar (Bali)
  23. SMAN 1 Samarinda (Kalimantan Timur)
  24. SMAN 1 Magelang (Jawa Tengah)
  25. SMA Regina Pacis Surakarta (DKI Jakarta)
  26. SMAN 2 Temanggung (Jawa Tengah)
  27. SMAN 3 Surakarta (Jawa Tengah)
  28. SMAN 1 Kediri (Jawa Timur)
  29. SMAN 1 Sooko, Mojokerto (Jawa Timur)
  30. SMAN 2 Mojokerto (Jawa Timur)
  31. SMAN 1 Pamekasan  (Jawa Timur)
  32. SMAN 1 Boyolangu (Jawa Timur)
  33. SMAN 1 Way Jepara (Lampung)
  34. SMA Santo Petrus (Kalimantan Barat)
  35. SMAN 2 Tinggi Moncong, Gowa (Sulawesi Selatan)

Itulah daftar nama-nama sekolah SMA terbaik di Indonesia versi Depdiknas (Kemendiknas). Dari data tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa mayoritas SMA terbaik di Indonesia berada di Pulau Jawa. Semoga kedepannya kualitas dan kuantitas pendidikan bisa merata diseluruh Indonesia sehingga kelak sekolah-sekolah terbaik tidak hanya dari Pulau Jawa saja.

Sumber : http://www.pendidikan-diy.go.id/dinas_v4/?view=v_berita&id_sub=3223

Nama-nama Ibukota Provinsi di Indonesia

Ibukota provinsi di Indonesia saat ini berjumlah 34 kota sama seperti jumlah provinsi yang ada di Indonesia. Ibukota provinsi ini tersebar dari Sabang (Provinsi Nangroe Aceh Darussalam) hingga Merauke (Provinsi Papua). Ibukota provinsi merupakan pusat administrasi pada tingkat pemerintahan provinsi, provinsi sendiri diartikan sebagai wilayah administratif dibawah negara.

Ibukota Provinsi di IndonesiaSource : https://www.flickr.com/photos/cupidz_voc/3127697570/?rb=1

Perlu diketahui bersama bahwa jumlah ibukota provinsi di Indonesia senantiasa berubah dari waktu ke waktu dan hal ini tergantung pada jumlah provinsi yang ada di Indonesia pada waktu tertentu. Perubahan ini tidak senantiasa berupa penambahan, perubahan juga bisa berupa pengurangan. Faktanya, ibukota provinsi di Indonesia pada awal kemerdekaan hanya 8 kota saja, pada orde baru bertambah menjadi 27 kota, diawal reformasi berkurang menjadi 26 kota, dan sekarang jumlahnya 34 kota. Dan inilah nama-nama ibukota provinsi di Indonesia:

  1. Kota Banda Aceh adalah ibukota Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.
  2. Kota Medan adalah ibukota Provinsi Sumatera Utara.
  3. Kota Padang adalah ibukota Provinsi Sumatera Barat.
  4. Kota Pekanbaru adalah ibukota Provinsi Riau.
  5. Kota Tanjung Pinang adalah ibukota Provinsi Kepulauan Riau.
  6. Kota Jambi adalah ibukota Provinsi Jambi.
  7. Kota Palembang adalah ibukota Provinsi Sumatera Selatan.
  8. Kota Pangkal Pinang adalah ibukota Provinsi Bangka Belitung.
  9. Kota Bengkulu adalah ibukota Provinsi Bengkulu.
  10. Kota Bandar Lampung adalah ibukota Provinsi Lampung.
  11. Kota Jakarta adalah ibukota Provinsi DKI Jakarta.
  12. Kota Serang adalah ibukota Provinsi Banten.
  13. Kota Bandung adalah ibukota Provinsi Jawa Barat.
  14. Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa tengah.
  15. Kota Yogyakarta adalah ibukota Provinsi DI Yogyakarta.
  16. Kota Surabaya adalah ibukota Provinsi Jawa Timur.
  17. Kota Denpasar adalah ibukota Provinsi Bali.
  18. Kota Mataram adalah ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  19. Kota Kupang adalah ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  20. Kota Pontianak adalah ibukota Provinsi Kalimantan Barat.
  21. Kota Palangkaraya adalah ibukota Provinsi Kalimantan Tengah.
  22. Kota Banjarmasin adalah ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.
  23. Kota Samarinda adalah ibukota Provinsi Kalimantan Timur.
  24. Kota Tanjung Selor adalah ibukota Provinsi Kalimantan Utara.
  25. Kota Mamuju adalah ibukota Provinsi Sulawesi Barat.
  26. Kota Palu adalah ibukota Provinsi Sulawesi Tengah.
  27. Kota Makasar adalah ibukota Provinsi Sulawesi Selatan.
  28. Kota Kendari adalah ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara.
  29. Kota Gorontalo adalah ibukota Provinsi Gorontalo.
  30. Kota Manado adalah ibukota Provinsi Sulawesi Utara.
  31. Kota Ambon adalah ibukota Provinsi Maluku
  32. Kota Ternate adalah ibukota Provinsi Maluku Utara.
  33. Kota Jayapura adalah ibukota Provinsi Papua.
  34. Kota Manokwari adalah ibukota Provinsi Papua Barat.

Nah itulah daftar nama-nama ibukota provinsi di Indonesia yang berjumlah 34 kota. Tentunya kita berharap bahwa sistem desentralisasi ini akan mempercepat proses pembangunan di Indonesia sehingga cita-cita negeri ini akan segera terealisasi. Semoga tulisan ini memberikan pengetahuan kepada anda seputar nama-nama ibukota provinsi di Indonesia.

Daftar Nama Alat Musik Tradisional di Indonesia

Alat musik tradisional di Indonesia begitu banyak dan beraneka ragam, kekayaan budaya Indonesia ini harus kita pertahankan dan lestarikan. Sudah seharusnya kita mensyukuri karunia yang besar dari Tuhan YME terhadap negara kita karena memiliki nilai-nilai budaya yang luar biasa, sangat sedikit sekali negara-negara didunia ini kaya memiliki keanekaragaman budaya.

Alat Musik Tradisional di IndonesiaSumber : https://www.flickr.com/photos/53397375@N05/7562707156/

Meskipun tiap-tiap daerah atau provinsi memiliki kebudayaannya sendiri yang berbeda dengan daerah atau provinsi lain, tapi kita tetap berprinsip Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu jua). Perbedaan serta heterogenitas budaya seperti alat musik tradisional dan hal-hal lainnya sudah seharusnya bisa menjadi alat pemersatu bangsa. Dan tulisan ini akan membahas mengenai daftar nama-nama alat musik tradisional Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, jadi silahkan disimak informasi ini baik-baik, so lets check this out:

  1. Angklung, alat musik tradisional yang terbuat dari bambu ini berasal dari daerah Jawa Barat.
  2. Anak Becing, alat musik daerah Sulawesi Selatan ini berupa dua batang logam.
  3. Aluso, alat musik yang mirip kotak anyaman daun kelapa ini berasal dari Sulawesi Selatan.
  4. Atowo, alat musik tradisional Papua yang mirip seperti Genderang.
  5. Arumba, alat musik daerah Jawa Barat yang dibuat dari bambu.
  6. Aramba, alat musik ini mirip dengan Bende dan berasal dari Pulau Nias (Sumatera Utara).
  7. Basa-basi, alat musik tradisional Sulawesi Selatan yang mirip dengan terompet.
  8. Babun, alat musik daerah yang mirip seperti kendang yang berasal dari Kalimatan Selatan.
  9. Bedug, alat musik ini banyak dijumpai diberbagai daerah atau provinsi di Indonesia.
  10. Calung, alat musik tradisional Jawa Barat yang mirip angklung dan terbuat dari bambu.
  11. Cungklik, alat musik daerah Lombok (NTB) ini terbuat dari kayu dan mirip kulintang.
  12. Doli-doli, alat musik yang berasal dari Pulau Nias (Sumatera Utara) berupa empat bilah kayu.
  13. Dog-dog, alat musik tradisional Jawa Barat yang mirip dengan genderang.
  14. Druri Dana, alat musik daerah Pulau Nias (Sumatera Utara) ini terbuat dari bambu.
  15. Faritia, alat musik yang berupa aramba kecil dari Pulau Nias (Sumatera Utara).
  16. Floit, alat musik tradisional Maluku yang berupa seruling bambu.
  17. Foi Mere, alat musik daerah Flores (NTT) ini adalah sejenis seruling.
  18. Gamelan, alam musik tabuh ini bisa kita temukan di Pulau Jawa dan Bali.
  19. Garantung, alat musik tradisional Tapanuli (Sumatera Utara) yang terbuat dari bilah kayu.
  20. Gerdek, alat musik daerah Dayak (Kalimantan) yang berupa seruling tempurung.
  21. Gonrang, alat musik yang mirip dengan kendang ini berasal dari Simalungun (Sumut).
  22. Hapetan, alat musik tradisional ini seperti Kecapi dan berasal dari Tapanuli (Sumut).
  23. Kecapi, alat musik daerah Jawa Barat yang berupa gitar kecil dengan dua buah dawai.
  24. Keloko, alat musik Flores (NTB) ini berupa terompet yang berasal dari kulit kerang.
  25. Kere-kere Galang, alat musik tradisional mirip rebab ini berasal dari Gowa (Sulsel).
  26. Keso-keso, alat musik daerah Gowa (Sulawesi Selatan) yang mirip dengan rebab.
  27. Kinu, alat musik dari Pulau Rori ini berupa sebuah seruling.
  28. Kledi, alat musik tradisional di kalimantan yang dimainkan denganc cara ditiup.
  29. Kolintang, alat musik daerah Minahasa (Sulut) yang terbuat dari bilah-bilah kayu.
  30. Lembang, alat musik ini berupa seruling panjang yang berasal dari Toraja (Sulsel).
  31. Nafiri, alat musik tradisional di maluku yang dimainkan dengan cara ditiup.
  32. Popondi, alat musik daerah Toraja (Sulsel) yang dimainkan dengan cara dipetik.
  33. Rebab, alat musik dari Jawa Barat ini dimainkan dengan cara digesek.
  34. Rebana, alat musik tepuk yang banyak dijumpai diberbagai daerah di Indonesia.
  35. Sampek, alat musik tradisional ini berupa gitar yang berasal dari Dayak, (Kalimantan).
  36. Sasando, alat musik daerah NTT yang dimainkan dengan cara dipetik.
  37. Seluang, alat musik yang berupa seruling bambu ini berasal dari Minangkabau (Sumbar).
  38. Serunai, alat musik tradisional Sumatera yang dimainkan dengan cara ditiup.
  39. Siter (Celempung), alat musik daerah Jawa ini dimainkan dengan cara dipetik.
  40. Talindo, alat musik petik yang berasal dari daerah Sulawesi.
  41. Talempok Pacik, alat musik tradisional Sumatera Barat yang berupa gong kecil.
  42. Tambo, alat musik daerah Nangroe Aceh Darussalam yang mirip dengan bedug.
  43. Tifa, alat musik daerah Maluku dan Papua yang berupa genderang kecil.
  44. Totobuang, alat musik yang mirip dengan telempong ini berasal dari daerah Maluku.
  45. Triton, alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditiup ini berasal dari Papua.

Itulah 45 nama-nama alat musik tradisional daerah di Indonesia yang tersebar luas mulai dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam hingga Provinsi Papua. Kami yakin bahwa Indonesia memiliki lebih dari 45 alat musik tradisional, namun sayangnya masih belum terdata dan diketahui masyarakat luas. Kita semua tentu berharap keanekaragaman budaya seperti ini bisa menjadi alat pemersatu bangsa dan tali pengikat persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Daftar Nama Rumah Adat di Indonesia

Rumah adat di Indonesia begitu banyak dan beranekaragam, ini membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan nilai-nilai kebudayaan. Oleh karena itu, sudah sepatutnya bagi kita untuk menjaga dan melestarikan karunia besar dari Tuhan YME ini. Dan tulisan ini akan menjelaskan secara singkat mengenai daftar nama rumah adat yang ada di Indonesia.

Rumah Adat di IndonesiaSumber: https://www.flickr.com/photos/51507684@N08/4729136931/

Mungkin sebagian dari kita hanya mengetahui Rumah Joglo sebagai rumah adat dari daerah Jawa atau Rumah Gadang sebagai rumah adat dari Provinsi Sumatera Barat atau Rumah Honai sebagai rumah adat dari daerah Papua? Akan tetapi sebenarnya kita memiliki banyak rumah adat tradisional dari berbagai daerah atau provinsi, setiap daerah atau provinsi memiliki rumah adat tradisional daerahnya masing-masing yang tentunya unik dan berbeda dengan daerah-daerah atau provinsi-provinsi lain, dan inilah daftar nama rumah adat di Indonesia.

  1. Rumah Adat dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam adalah Rumoh Aceh.
  2. Rumah Adat dari Provinsi Sumatera Utara adalah Rumah Balai Batak Toba.
  3. Rumah Adat dari Provinsi Sumatera Barat adalah Rumah Gadang.
  4. Rumah Adat dari Provinsi Riau adalah Rumoh Melayu Selaso Jatuh Kembar.
  5. Rumah Adat dari Provinsi Kepulauan Riau adalah Rumah Belah Bubung.
  6. Rumah Adat dari Provinsi Jambi adalah Rumah Panggung.
  7. Rumah Adat dari Provinsi Bengkulu adalah Rumah Bubungan Lima.
  8. Rumah Adat dari Provinsi Sumatera Selatan adalah Rumah Limas.
  9. Rumah Adat dari Provinsi Bangka Belitung adalah Rumah Rakit.
  10. Rumah Adat dari Provinsi Lampung adalah Rumah Nuwo Sesat.
  11. Rumah Adat dari Provinsi DKI Jakarta adalah Rumah Kebaya.
  12. Rumah Adat dari Provinsi Jawa Barat adalah Rumah Kasepuhan.
  13. Rumah Adat dari Provinsi Banten adalah Rumah Badui
  14. Rumah Adat dari Provinsi Jawa Tengah adalah Rumah Joglo.
  15. Rumah adat dari Provinsi DI Yogyakarta yaitu Rumah Joglo.
  16. Rumah Adat dari Provinsi Jawa Timur yaitu Rumah Joglo.
  17. Rumah Adat dari Provinsi Bali yaitu Rumah Gapura Candi Bentar.
  18. Rumah Adat dari Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Rumah Dalam Loka.
  19. Rumah Adat dari Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Rumah Musalaki.
  20. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Barat adalah Rumah Betang.
  21. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Tengah adalah Rumah Betang.
  22. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Selatan adalah Rumah Banjar.
  23. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Timur adalah Rumah Lamin.
  24. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Utara adalah Rumah Baloy.
  25. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Selatan adalah Rumah Tongkonan.
  26. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Tengah adalah Rumah Souraja.
  27. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Tenggara adalah Rumah Laikas.
  28. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Barat adalah Rumah Mamuju.
  29. Rumah Adat dari Provinsi Gorontalo adalah Rumah Dulohupa.
  30. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Utara adalah Rumah Pewaris.
  31. Rumah Adat dari Provinsi Maluku adalah Rumah Baileo.
  32. Rumah Adat dari Provinsi Maluku Utara adalah Rumah Sasadu.
  33. Rumah Adat dari Provinsi Papua adalah Rumah Honai.
  34. Rumah Adat dari Provinsi Papua Barat adalah Rumah Honai.

Nah itulah daftar nama-nama rumah adat di Indonesia yang ada di 34 provinsi. Perlu diketahui bahwa pada daftar tersebut hanya mencamtumkan satu nama rumah adat dari masing-masing provinsi yang lebih dikenal masyarakat, padahal bisa jadi dalam satu provinsi ada lebih dari satu rumah adat. Semoga tulisan ini bisa memberikan pengetahuan kepada anda seputar nama-nama rumah adat di Indonesia dan bisa menambah kecintaan anda kepada Indonesia.