35 Sekolah SMA Terbaik di Indonesia Versi Depdiknas (Kemendiknas)

Sekolah SMA terbaik di Indonesia begitu banyak, tiap-tiap daerah atau provinsi memilikinya. Tetapi sebenarnya kata “terbaik” itu bersifat relatif, artinya jika seseorang menganggap sekolah itu terbaik maka orang lain belum tentu menganggapnya terbaik. Dan tulisan ini akan menginformasikan secara singkat daftar nama-nama sekolah SMA terbaik di Indonesia versi Depdiknas (Kemendiknas), silahkan disimak informasinya baik-baik.

SMA Terbaik di IndonesiaSource : https://www.flickr.com/photos/dusolas/448193173/?rb=1

Baru-baru ini Depdiknas (Kemendiknas) mengumumkan sekolah-sekolah SMA terbaik di Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Ini merupakan sebuah rujukan yang baik untuk mereka-mereka yang baru lulus SMP. Sekolah terbaik disini tidak hanya sekolah yang hanya unggul dibidang akademik dan non-akademik saja, melainkan juga kebersihan lingkungannya, suasana belajar-mengajarnya menyenangkan, serta tenaga pendidik dan sarana-prasaranya (inrastruktur) sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP).

  1. SMAN 3 Bandung (Jawa Barat)
  2. SMA Taruna Nusantara (Jawa Tengah)
  3. SMAN 1 Denpasar (Bali)
  4. SMAN 4 Kendari (Sulawesi Tenggara)
  5. SMA Plus Riau (Riau)
  6. SMAN 1 Padang (Sumatera Barat)
  7. SMAN 3 Yogyakarta (DI Yogyakarta)
  8. SMAN 3 Malang (Jawa Timur)
  9. SMAN 1 Bogor (Jawa Barat)
  10. SMAN 1 Purwokerto (Jawa Tengah)
  11. SMA Labschool Jakarta (DKI Jakarta)
  12. SMA Al Azhar BSD, Tangerang (Banten)
  13. SMA Al Azhar Kelapa Gading (DKI Jakarta)
  14. SMA 81 Jakarta (DKI Jakarta)
  15. SMAN 5 Surabaya (Jawa Timur)
  16. SMAN 5 Bandung (Jawa Barat)
  17. SMAN 1 Garut (Jawa Barat)
  18. SMAN 1 Tasikmalaya (Jawa Barat)
  19. SMAN 1 Purwakarta (Jawa Barat)
  20. MAN 3 Semarang (Jawa Tengah)
  21. SMAN 5 Mataram (Nusa Tenggara Barat)
  22. SMAN 4 Denpasar (Bali)
  23. SMAN 1 Samarinda (Kalimantan Timur)
  24. SMAN 1 Magelang (Jawa Tengah)
  25. SMA Regina Pacis Surakarta (DKI Jakarta)
  26. SMAN 2 Temanggung (Jawa Tengah)
  27. SMAN 3 Surakarta (Jawa Tengah)
  28. SMAN 1 Kediri (Jawa Timur)
  29. SMAN 1 Sooko, Mojokerto (Jawa Timur)
  30. SMAN 2 Mojokerto (Jawa Timur)
  31. SMAN 1 Pamekasan  (Jawa Timur)
  32. SMAN 1 Boyolangu (Jawa Timur)
  33. SMAN 1 Way Jepara (Lampung)
  34. SMA Santo Petrus (Kalimantan Barat)
  35. SMAN 2 Tinggi Moncong, Gowa (Sulawesi Selatan)

Itulah daftar nama-nama sekolah SMA terbaik di Indonesia versi Depdiknas (Kemendiknas). Dari data tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa mayoritas SMA terbaik di Indonesia berada di Pulau Jawa. Semoga kedepannya kualitas dan kuantitas pendidikan bisa merata diseluruh Indonesia sehingga kelak sekolah-sekolah terbaik tidak hanya dari Pulau Jawa saja.

Nama-nama Ibukota Provinsi di Indonesia

Ibukota provinsi di Indonesia saat ini berjumlah 34 kota sama seperti jumlah provinsi yang ada di Indonesia. Ibukota provinsi ini tersebar dari Sabang (Provinsi Nangroe Aceh Darussalam) hingga Merauke (Provinsi Papua). Ibukota provinsi merupakan pusat administrasi pada tingkat pemerintahan provinsi, provinsi sendiri diartikan sebagai wilayah administratif dibawah negara.

Ibukota Provinsi di IndonesiaSource : https://www.flickr.com/photos/cupidz_voc/3127697570/?rb=1

Perlu diketahui bersama bahwa jumlah ibukota provinsi di Indonesia senantiasa berubah dari waktu ke waktu dan hal ini tergantung pada jumlah provinsi yang ada di Indonesia pada waktu tertentu. Perubahan ini tidak senantiasa berupa penambahan, perubahan juga bisa berupa pengurangan. Faktanya, ibukota provinsi di Indonesia pada awal kemerdekaan hanya 8 kota saja, pada orde baru bertambah menjadi 27 kota, diawal reformasi berkurang menjadi 26 kota, dan sekarang jumlahnya 34 kota. Dan inilah nama-nama ibukota provinsi di Indonesia:

  1. Kota Banda Aceh adalah ibukota Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.
  2. Kota Medan adalah ibukota Provinsi Sumatera Utara.
  3. Kota Padang adalah ibukota Provinsi Sumatera Barat.
  4. Kota Pekanbaru adalah ibukota Provinsi Riau.
  5. Kota Tanjung Pinang adalah ibukota Provinsi Kepulauan Riau.
  6. Kota Jambi adalah ibukota Provinsi Jambi.
  7. Kota Palembang adalah ibukota Provinsi Sumatera Selatan.
  8. Kota Pangkal Pinang adalah ibukota Provinsi Bangka Belitung.
  9. Kota Bengkulu adalah ibukota Provinsi Bengkulu.
  10. Kota Bandar Lampung adalah ibukota Provinsi Lampung.
  11. Kota Jakarta adalah ibukota Provinsi DKI Jakarta.
  12. Kota Serang adalah ibukota Provinsi Banten.
  13. Kota Bandung adalah ibukota Provinsi Jawa Barat.
  14. Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa tengah.
  15. Kota Yogyakarta adalah ibukota Provinsi DI Yogyakarta.
  16. Kota Surabaya adalah ibukota Provinsi Jawa Timur.
  17. Kota Denpasar adalah ibukota Provinsi Bali.
  18. Kota Mataram adalah ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  19. Kota Kupang adalah ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  20. Kota Pontianak adalah ibukota Provinsi Kalimantan Barat.
  21. Kota Palangkaraya adalah ibukota Provinsi Kalimantan Tengah.
  22. Kota Banjarmasin adalah ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.
  23. Kota Samarinda adalah ibukota Provinsi Kalimantan Timur.
  24. Kota Tanjung Selor adalah ibukota Provinsi Kalimantan Utara.
  25. Kota Mamuju adalah ibukota Provinsi Sulawesi Barat.
  26. Kota Palu adalah ibukota Provinsi Sulawesi Tengah.
  27. Kota Makasar adalah ibukota Provinsi Sulawesi Selatan.
  28. Kota Kendari adalah ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara.
  29. Kota Gorontalo adalah ibukota Provinsi Gorontalo.
  30. Kota Manado adalah ibukota Provinsi Sulawesi Utara.
  31. Kota Ambon adalah ibukota Provinsi Maluku
  32. Kota Ternate adalah ibukota Provinsi Maluku Utara.
  33. Kota Jayapura adalah ibukota Provinsi Papua.
  34. Kota Manokwari adalah ibukota Provinsi Papua Barat.

Nah itulah daftar nama-nama ibukota provinsi di Indonesia yang berjumlah 34 kota. Tentunya kita berharap bahwa sistem desentralisasi ini akan mempercepat proses pembangunan di Indonesia sehingga cita-cita negeri ini akan segera terealisasi. Semoga tulisan ini memberikan pengetahuan kepada anda seputar nama-nama ibukota provinsi di Indonesia.

Daftar Nama Alat Musik Tradisional di Indonesia

Alat musik tradisional di Indonesia begitu banyak dan beraneka ragam, kekayaan budaya Indonesia ini harus kita pertahankan dan lestarikan. Sudah seharusnya kita mensyukuri karunia yang besar dari Tuhan YME terhadap negara kita karena memiliki nilai-nilai budaya yang luar biasa, sangat sedikit sekali negara-negara didunia ini kaya memiliki keanekaragaman budaya.

Alat Musik Tradisional di IndonesiaSumber : https://www.flickr.com/photos/53397375@N05/7562707156/

Meskipun tiap-tiap daerah atau provinsi memiliki kebudayaannya sendiri yang berbeda dengan daerah atau provinsi lain, tapi kita tetap berprinsip Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu jua). Perbedaan serta heterogenitas budaya seperti alat musik tradisional dan hal-hal lainnya sudah seharusnya bisa menjadi alat pemersatu bangsa. Dan tulisan ini akan membahas mengenai daftar nama-nama alat musik tradisional Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, jadi silahkan disimak informasi ini baik-baik.

  1. Angklung, alat musik tradisional yang terbuat dari bambu ini berasal dari daerah Jawa Barat.
  2. Anak Becing, alat musik daerah Sulawesi Selatan ini berupa dua batang logam.
  3. Aluso, alat musik yang mirip kotak anyaman daun kelapa ini berasal dari Sulawesi Selatan.
  4. Atowo, alat musik tradisional Papua yang mirip seperti Genderang.
  5. Arumba, alat musik daerah Jawa Barat yang dibuat dari bambu.
  6. Aramba, alat musik ini mirip dengan Bende dan berasal dari Pulau Nias (Sumatera Utara).
  7. Basa-basi, alat musik tradisional Sulawesi Selatan yang mirip dengan terompet.
  8. Babun, alat musik daerah yang mirip seperti kendang yang berasal dari Kalimatan Selatan.
  9. Bedug, alat musik ini banyak dijumpai diberbagai daerah atau provinsi di Indonesia.
  10. Calung, alat musik tradisional Jawa Barat yang mirip angklung dan terbuat dari bambu.
  11. Cungklik, alat musik daerah Lombok (NTB) ini terbuat dari kayu dan mirip kulintang.
  12. Doli-doli, alat musik yang berasal dari Pulau Nias (Sumatera Utara) berupa empat bilah kayu.
  13. Dog-dog, alat musik tradisional Jawa Barat yang mirip dengan genderang.
  14. Druri Dana, alat musik daerah Pulau Nias (Sumatera Utara) ini terbuat dari bambu.
  15. Faritia, alat musik yang berupa aramba kecil dari Pulau Nias (Sumatera Utara).
  16. Floit, alat musik tradisional Maluku yang berupa seruling bambu.
  17. Foi Mere, alat musik daerah Flores (NTT) ini adalah sejenis seruling.
  18. Gamelan, alam musik tabuh ini bisa kita temukan di Pulau Jawa dan Bali.
  19. Garantung, alat musik tradisional Tapanuli (Sumatera Utara) yang terbuat dari bilah kayu.
  20. Gerdek, alat musik daerah Dayak (Kalimantan) yang berupa seruling tempurung.
  21. Gonrang, alat musik yang mirip dengan kendang ini berasal dari Simalungun (Sumut).
  22. Hapetan, alat musik tradisional ini seperti Kecapi dan berasal dari Tapanuli (Sumut).
  23. Kecapi, alat musik daerah Jawa Barat yang berupa gitar kecil dengan dua buah dawai.
  24. Keloko, alat musik Flores (NTB) ini berupa terompet yang berasal dari kulit kerang.
  25. Kere-kere Galang, alat musik tradisional mirip rebab ini berasal dari Gowa (Sulsel).
  26. Keso-keso, alat musik daerah Gowa (Sulawesi Selatan) yang mirip dengan rebab.
  27. Kinu, alat musik dari Pulau Rori ini berupa sebuah seruling.
  28. Kledi, alat musik tradisional di kalimantan yang dimainkan denganc cara ditiup.
  29. Kolintang, alat musik daerah Minahasa (Sulut) yang terbuat dari bilah-bilah kayu.
  30. Lembang, alat musik ini berupa seruling panjang yang berasal dari Toraja (Sulsel).
  31. Nafiri, alat musik tradisional di maluku yang dimainkan dengan cara ditiup.
  32. Popondi, alat musik daerah Toraja (Sulsel) yang dimainkan dengan cara dipetik.
  33. Rebab, alat musik dari Jawa Barat ini dimainkan dengan cara digesek.
  34. Rebana, alat musik tepuk yang banyak dijumpai diberbagai daerah di Indonesia.
  35. Sampek, alat musik tradisional ini berupa gitar yang berasal dari Dayak, (Kalimantan).
  36. Sasando, alat musik daerah NTT yang dimainkan dengan cara dipetik.
  37. Seluang, alat musik yang berupa seruling bambu ini berasal dari Minangkabau (Sumbar).
  38. Serunai, alat musik tradisional Sumatera yang dimainkan dengan cara ditiup.
  39. Siter (Celempung), alat musik daerah Jawa ini dimainkan dengan cara dipetik.
  40. Talindo, alat musik petik yang berasal dari daerah Sulawesi.
  41. Talempok Pacik, alat musik tradisional Sumatera Barat yang berupa gong kecil.
  42. Tambo, alat musik daerah Nangroe Aceh Darussalam yang mirip dengan bedug.
  43. Tifa, alat musik daerah Maluku dan Papua yang berupa genderang kecil.
  44. Totobuang, alat musik yang mirip dengan telempong ini berasal dari daerah Maluku.
  45. Triton, alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditiup ini berasal dari Papua.

Itulah 45 nama-nama alat musik tradisional daerah di Indonesia yang tersebar luas mulai dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam hingga Provinsi Papua. Kami yakin bahwa Indonesia memiliki lebih dari 45 alat musik tradisional, namun sayangnya masih belum terdata dan diketahui masyarakat luas. Kita semua tentu berharap keanekaragaman budaya seperti ini bisa menjadi alat pemersatu bangsa dan tali pengikat persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Daftar Nama Rumah Adat di Indonesia

Rumah adat di Indonesia begitu banyak dan beranekaragam, ini membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan nilai-nilai kebudayaan. Oleh karena itu, sudah sepatutnya bagi kita untuk menjaga dan melestarikan karunia besar dari Tuhan YME ini. Dan tulisan ini akan menjelaskan secara singkat mengenai daftar nama rumah adat yang ada di Indonesia.

Rumah Adat di IndonesiaSumber: https://www.flickr.com/photos/51507684@N08/4729136931/

Mungkin sebagian dari kita hanya mengetahui Rumah Joglo sebagai rumah adat dari daerah Jawa atau Rumah Gadang sebagai rumah adat dari Provinsi Sumatera Barat atau Rumah Honai sebagai rumah adat dari daerah Papua? Akan tetapi sebenarnya kita memiliki banyak rumah adat tradisional dari berbagai daerah atau provinsi, setiap daerah atau provinsi memiliki rumah adat tradisional daerahnya masing-masing yang tentunya unik dan berbeda dengan daerah-daerah atau provinsi-provinsi lain, dan inilah daftar nama rumah adat di Indonesia.

  1. Rumah Adat dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam adalah Rumoh Aceh.
  2. Rumah Adat dari Provinsi Sumatera Utara adalah Rumah Balai Batak Toba.
  3. Rumah Adat dari Provinsi Sumatera Barat adalah Rumah Gadang.
  4. Rumah Adat dari Provinsi Riau adalah Rumoh Melayu Selaso Jatuh Kembar.
  5. Rumah Adat dari Provinsi Kepulauan Riau adalah Rumah Belah Bubung.
  6. Rumah Adat dari Provinsi Jambi adalah Rumah Panggung.
  7. Rumah Adat dari Provinsi Bengkulu adalah Rumah Bubungan Lima.
  8. Rumah Adat dari Provinsi Sumatera Selatan adalah Rumah Limas.
  9. Rumah Adat dari Provinsi Bangka Belitung adalah Rumah Rakit.
  10. Rumah Adat dari Provinsi Lampung adalah Rumah Nuwo Sesat.
  11. Rumah Adat dari Provinsi DKI Jakarta adalah Rumah Kebaya.
  12. Rumah Adat dari Provinsi Jawa Barat adalah Rumah Kasepuhan.
  13. Rumah Adat dari Provinsi Banten adalah Rumah Badui
  14. Rumah Adat dari Provinsi Jawa Tengah adalah Rumah Joglo.
  15. Rumah adat dari Provinsi DI Yogyakarta yaitu Rumah Joglo.
  16. Rumah Adat dari Provinsi Jawa Timur yaitu Rumah Joglo.
  17. Rumah Adat dari Provinsi Bali yaitu Rumah Gapura Candi Bentar.
  18. Rumah Adat dari Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Rumah Dalam Loka.
  19. Rumah Adat dari Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Rumah Musalaki.
  20. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Barat adalah Rumah Betang.
  21. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Tengah adalah Rumah Betang.
  22. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Selatan adalah Rumah Banjar.
  23. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Timur adalah Rumah Lamin.
  24. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Utara adalah Rumah Baloy.
  25. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Selatan adalah Rumah Tongkonan.
  26. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Tengah adalah Rumah Souraja.
  27. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Tenggara adalah Rumah Laikas.
  28. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Barat adalah Rumah Mamuju.
  29. Rumah Adat dari Provinsi Gorontalo adalah Rumah Dulohupa.
  30. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Utara adalah Rumah Pewaris.
  31. Rumah Adat dari Provinsi Maluku adalah Rumah Baileo.
  32. Rumah Adat dari Provinsi Maluku Utara adalah Rumah Sasadu.
  33. Rumah Adat dari Provinsi Papua adalah Rumah Honai.
  34. Rumah Adat dari Provinsi Papua Barat adalah Rumah Honai.

Nah itulah daftar nama-nama rumah adat di Indonesia yang ada di 34 provinsi. Perlu diketahui bahwa pada daftar tersebut hanya mencamtumkan satu nama rumah adat dari masing-masing provinsi yang lebih dikenal masyarakat, padahal bisa jadi dalam satu provinsi ada lebih dari satu rumah adat. Semoga tulisan ini bisa memberikan pengetahuan kepada anda seputar nama-nama rumah adat di Indonesia dan bisa menambah kecintaan anda kepada Indonesia.

Daftar Nama Provinsi di Indonesia Beserta Ibukotanya

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia dengan luas wilayah lebih dari lima juta kilometer persegi. Oleh sebab itu, diperlukan sistem administratif kedaerahan yang dapat membantu proses pembangunan diseluruh wilayah Indonesia, salah satunya adalah provinsi. Provinsi diartikan sebagai sebuah pembagian wilayah administratif dibawah wilayah nasional. Dan tulisan ini akan membahas seputar daftar nama provinsi di Indonesia beserta ibukotanya.

Provinsi di IndonesiaSource : https://www.flickr.com/photos/cupidz_voc/3127697570/?rb=1

Perlu diketahui bersama bahwa saat ini Indonesia memiliki 34 provinsi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote. Jumlah provinsi di Indonesia selalu berubah dari waktu ke waktu, perubahan ini bisa berupa penambahan atau pengurangan provinsi. Pada awal kemerdekaan Indonesia hanya memiliki 8 provinsi saja, pada orde baru Indonesia memiliki 27 provinsi, diawal reformasi Indonesia memiliki 26 provinsi dan sekarang Indonesia memiliki 34 provinsi. Dan inilah daftar nama provinsi di Indonesia beserta ibukotanya:

  1. Provinsi Nangroe Aceh Darussalam beribukota di Kota Banda Aceh.
  2. Provinsi Sumatera Utara beribukota di Kota Medan.
  3. Provinsi Sumatera Barat beribukota di Kota Padang.
  4. Provinsi Riau (Daratan) beribukota di Kota Pekanbaru.
  5. Provinsi Kepulauan Riau beribukota di Kota Tanjung Pinang.
  6. Provinsi Jambi beribukota di Kota Jambi.
  7. Provinsi Sumatera Selatan beribukota di Kota Palembang.
  8. Provinsi Bangka Belitung beribukota di Kota Pangkal Pinang.
  9. Provinsi Bengkulu beribukota di Kota Bengkulu.
  10. Provinsi Lampung beribukota di Kota Bandar Lampung.
  11. Provinsi DKI Jakarta beribukota di Kota Jakarta.
  12. Provinsi Jawa Barat beribukota di Kota Bandung.
  13. Provinsi Banten beribukota di Kota Serang.
  14. Provinsi Jawa Tengah beribukota di Kota Semarang.
  15. Provinsi DI Yogyakarta beribukota di Kota Yogyakarta.
  16. Provinsi Jawa Timur beribukota di Kota Surabaya.
  17. Provinsi Bali beribukota di Kota Denpasar.
  18. Provinsi Nusa Tenggara Barat beribukota di Kota Mataram.
  19. Provinsi Nusa Tenggara Timur beribukota di Kota Kupang.
  20. Provinsi Kalimantan Barat beribukota di Kota Pontianak.
  21. Provinsi Kalimantan Tengah beribukota di Kota Palangkaraya.
  22. Provinsi Kalimantan Selatan beribukota di Kota Banjarmasin.
  23. Provinsi Kalimantan Timur beribukota di Kota Samarinda.
  24. Provinsi Kalimantan Utara beribukota di Tanjung Selor.
  25. Provinsi Sulawesi Utara beribukota di Kota Manado.
  26. Provinsi Sulawesi Barat beribukota di Kota Mamuju.
  27. Provinsi Sulawesi Tengah beribukota di Kota Palu.
  28. Provinsi Sulawesi Tenggara beribukota di Kota Kendari.
  29. Provinsi Sulawesi Selatan beribukota di Kota Makassar.
  30. Provinsi Gorontalo beribukota di Kota Gorontalo.
  31. Provinsi Maluku beribukota di Kota Ambon.
  32. Provinsi Maluku Utara beribukota di Kota Ternate.
  33. Provinsi Papua Barat beribukota di Kota Manokwari.
  34. Provinsi Papua beribukota di Kota Jayapura.

Nah itulah penjelasan singkat mengenai daftar nama provinsi di Indonesia. Tulisan ini memberikan kita pemahaman bahwa Indonesia itu luas dan ini merupakan karunia besar dari Tuhan YME. Semoga tulisan ini bisa memberikan informasi dan pengetahuan kepada anda tentang provinsi-provinsi di Indonesia dan bisa menambah kecintaan anda kepada Indonesai.

Dampak Pemanasan Global Bagi Indonesia

Suhu dipermukaan bumi senantiasa meningkat sejak setengah abad terakhir ini, hal ini menunjukan bahwa bumi yang kita tempati ini sedang mengalami fase yang disebut pemanasan global atau global warming. Ini adalah suatu berita buruk bagi kita semua karena begitu mengerikannya dampak yang timbul akibat pemanasan global. Dan inilah penjelasan mengenai dampak pemanasan global terlebih bagi negara kita Indonesia, silahkan disimak baik-baik.

Dampak Pemanasan GlobalSource : http://www.flickr.com/photos/fajrinraharjo/9598397494/

1. Suhu Siang Hari Semakin Panas

Saya yakin banyak dari anda yang pernah mengeluhkan betapa panasnya suhu udara pada siang hari. Nah itu merupakan salah satu dari sekian banyak efek yang timbul akibat global warming yang terjadi dibumi ini. Suhu udara dipermukaan bumi semakin hari rasanya semakin panas saja dan ini membuat bumi ini semakin tidak nyaman ditempati.

2. Suhu Malam Hari Semakin Dingin

Banyak sekali kejadian-kejadian yang sifatnya anomali terjadi ketika adanya pemanasan global, salah satunya suhu udara pada malam hari semakin dingin. Kejadian seperti ini banyak terjadi didaerah-daerah di Indonesia utamanya yang berada didataran tinggi atau sekitar pegunungan. Hal ini juga membuat manusia menjadi tidak nyaman, terlebih ketika beristirahat dimalam hari.

3. Terjadinya Hujan Asam

Dampak pemanasan global lainnya adalah terjadinya hujan asam dibumi, dan ini tentu saja akan merugikan manusia. Tidak seperti hujan biasa, hujan asam bisa merusak segala sesuatu yang ada dibumi dan juga sangat berbahaya bagi manusia. Perlu diketahui bahwa hujan asam terjadi karena menumbuknya gas-gas seperti karbon monoksida dan nitrogen diatmosfer bumi.

4. Tenggelammnya Pulau-pulau Kecil

Global warming membuat glacier-glacier (salju-salju abadi) di Kutub Utara dan Selatan mencair, ini mengakibatkan permukaan air laut semakin hari semakin meningkat. Banyak pemerhati lingkungan yang menyatakan bahwa jika hal ini (pemanasan global) tidak segera ditindaklanjuti maka bukan tidak mungkin pulau-pulau kecil di Indonesia dan negara lainnya akan tenggelam.

5. Bencana Tsunami

Selain bisa menenggelamkan pulau-pulau kecil di Indonesia, meningkatnya pemukaan air laut akibat pemanasan global juga bisa menyebabkan abrasi atau banjir didaerah pesisir pantai bahkan bukan tidak mungkin terjadinya bencana tsunami. Tentu kita tidak mau kejadian Tsunami Aceh 2004 terulang lagi, maka dari ini itu kita harus sedini mungkin melakukan aktivitas go green.

6. Meningkatnya Intensitas Badai

Salah satu dampak yang diakibatkan oleh pemanasan global adalah meningkatnya intensitas badai. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa ada keterkaitan yang erat antara peristiwa pemanasan global dengan terjadinya badai yang semakin sering terjadi. Perlu diingat bahwa badai sangat merugikan manusia karena dapat merusak segala sesuatu yang ada dibumi.

7. Kekeringan dan Gagal Panen

Salah satu efek buruk terjadinya pemanasan global adalah kekeringan dan gagal panen. Kita bisa melihat dari banyaknya lahan-lahan pertanian yang mengalami kekeringan dan gagal panen terlebih ketika musim kemarau. Ini jelas sangat merugikan karena bisa menurunkan produktivitas hasil pertanian dan mengurangi jumlah pendapatan para petani.

8. Peristiwa Kelaparan

Global Warming membuat sektor pertanian mengalami kemunduran karena menurunnya hasil pertanian. Kejadian ini dikhawatirkan bisa menimbulkan peristiwa kelaparan. Oleh karena itu diperlukan peran aktif semua pihak (masyarakat, organisasi, teknokrat, pemerintah, dll) agar berupaya meningkatkan hasil pertanian kita dengan menggunakan teknologi.

9. Timbulnya Berbagai Macam Jenis Penyakit

Pemanasan global juga memberikan dampak buruk kepada kesehatan umat manusia. Oleh sebab itu kita wajib menjalankan pola hidup bersih dan sehat agar tubuh ini kuat terhadap berbagai macam penyakit. Penyakit-penyakit yang bisa timbul akibat global warming adalah penyakit kulit, gizi buruk (busung lapar), alergi, sakit jantung, dan masih banyak lagi.

10. Berkurangnya Keanekaragaman Hayati

Dampak pemanasan global lainnya adalah special mahluk hidup banyak yang mati dan ini tentu mengurangi keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia dan juga dunia. Para peneliti mengungkapkan bahwa pemanasan global akan menyebabkan kematian terhadap satu juta species mahluk hidup dalam kurun waktu setengah hingga satu abad kedepan.

Itulah pembahasan mengenai dampak pemanasan global yang saat ini tengah terjadi bagi Indonesia. Mengingat begitu buruknya dampak yang terjadi, maka sudah seharusnya kita berupaya untuk mengantisipasi terjadinya pemanasan global yang semakin buruk lagi. Hal tersebut bisa kita lakukan dengan cara-cara yang relatif sederhana seperti menanam pohon dipekarangan, bersepada keluar rumah, menggunakan energi listrik secara wajar, dll.